Yummy! Ini Dia 3 Menu Takjil Berbahan Beras Ketan Khas Yogyakarta

Bulan Ramadhan selalu identik dengan berbagai menu takjil atau masakan berbuka puasa unik-unik dan yummy yang tidak ada dihari-hari biasa. Salah satu bahan utama pembuat menu takjil yang biasa digunakan yaitu beras ketan. So, buat kamu yang lagi bingung memilih menu buka puasa yang berbeda, ada baiknya kamu mencoba 3 menu takjil berbahan beras ketan khas Yogyakarta berikut ini.

  1. Kue Ladu (Jenang Krasikan)

Selain terkenal sebagai oleh-oleh khas Jawa tengah, kue ladu juga cocok dinikmati sebagai menu pembuka puasa. Tekstur kue ini cukup unik, seperti berpasir atau ngeres dalam bahasa jawa dan lengket namun manis di lidah.

Jenang Krasikan feat Kéju

Kue ini biasanya dijual di berbagai toko oleh-oleh dan pasar tradisional di Jawa, khususnya Jogja dan Jawa Tengah. Di Jawa Tengah masyarakat menyebutnya dengan jenang, dan di Jawa Barat  disebut dengan dodol. Bahan untuk membuat kue ini sangat mudah ditemukan, yaitu beras ketan, gula merah, dan parutan kelapa.

Cara memasaknya adalah dengan dimasak dalam periuk. Semua bahan dicampur dan dimasak selama beberapa jam dalam satu periuk, kemudian setelah mengental, adonan dituangkan kedalam loyang. Kamu dapat menyajikannya dengan memotong adonan dalam loyang yang sudah dingin sesuai selera kamu.

  1. Kue Kipo

Bentuk kue ini sangat sederhana dan mungil. Kue yang memiliki rasa manis ini cukup mudah ditemui di pasar-pasar  tradisional. Kamu dapat mencoba memasaknya sendiri di rumah untuk menu takjil atau buka bersama di rumah.

640px-Kue_basah_Yogyakarta

Image by https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Kue_basah_Yogyakarta.jpg

Kue ini terdiri dari dua bagian, yaitu kulit dan isi. Bahan baku untuk membuat kue ini yaitu  tepung ketan, kelapa tua dan muda, sari pandan, gula jawa, garam halus dan air matang secukupnya.

Cara untuk membuat bagian kulit yaitu dengan mencampur tepung ketan bersama air sari pandan dan garam  hingga rata. Setelah tercampur dengan rata, tambahkan santan parutan kelapa tua kemudian aduk hingga kalis. Setelah selesai kemudian pipihkan adonan. Untuk membuat bagian isi, kamu cukup merebus gula jawa yang telah disisir dengan air, kemudian setelah medidih campur dengan parutan kelapa muda sampai rata dan tersisa parutan kelapa yang kini berwarna kemerah-merahan.

Cara penyajian kue ini dengan mengisikan bahan isi ke dalam bahan kulit kemudian dipanggang sampai matang. Ketika kamu mencicipinya, kamu akan merasakan sensasi lembut dan kenyal dari perpaduan isi dan kulit kue kipo.

  1. Kue Kicak

Ini nih, satu lagi olahan berbahan dasar beras ketan yang yummy. Kue ini  lumayan mudah ditemukan dan harganya pun sangat murah. Dengan berbekal uang  Rp. 2000 – Rp. 2.500 an saja kamu bisa mendapatkan satu bungkus kue kicak yang berisi jadah sebanyak dua potong.

Resep Masakan Gemblong Kicak (JawaTengah)

Bahan untuk membuat kue ini pun sangat mudah dijumpai di pasar-pasar atau toko swalayan. Bahan-bahannya antara lain ketan, gula pasir, parutan kelapa, nangka, garam, daun pandan, dan vanili.

Cara memasaknya yaitu dengan direbus dan dihaluskan hingga kalis. Beras ketan, garam dan vanili yang telah direbus hingga matang dan dihaluskan kemudian dibentuk sesuai keinginan. Untuk finishingnya, kamu dapat menaburkan gula pasir, nagka dan parutan kelapa diatasnya. Karena kue ini termasuk kue basah, agar tidak cepat basi jangan lupa untuk mengukus parutan kelapa dulu sebelum ditaburkan di atas kue ini ya.

Jika kamu memasaknya dengan benar, tekstur kue ini akan terasa lembut saat dimakan. Rasanyanya pun cukup unik, perpaduan antara manis gula pasir, asin dan gurih dari parutan kelapa, dan harum aroma nangka yang menggoda.

Wow, jadi gak sabar menunggu waktu berbuka ya. Selamat berpuasa, Guys!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *